Berjogja.com – Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025, dunia Katolik kini menanti satu momen penting: konklaf, prosesi sakral dan tertutup untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik.
Dalam 15 hingga 20 hari ke depan, para kardinal dari seluruh dunia akan berkumpul di Vatikan untuk proses ini.
Yang menarik, salah satu tokoh yang akan ikut dalam konklaf ini berasal dari Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Beliau adalah Kardinal Ignatius Suharyo, sosok yang tak asing di dunia keagamaan Indonesia.
Lahir di Bantul pada 9 Juli 1950, Kardinal Suharyo merupakan putra dari pasangan Florentinus Amir Hardjodisastra dan Theodorea Murni Hardjadisastra.
Dedikasinya terhadap Gereja sudah tak diragukan lagi, dan kini namanya ikut menghiasi sejarah penting pemilihan Paus baru.
Dari Bantul ke Vatikan, perjalanan beliau membuktikan bahwa dari Yogyogja, suara bisa bergema hingga ke pusat dunia Katolik.
Mari kita doakan semoga proses konklaf berjalan lancar, dan siapa pun yang terpilih bisa membawa kedamaian serta harapan baru bagi dunia.







