Berjogja.com – Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 97 Unit VI.A.1 melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dan menyerahkan fasilitas tempat sampah di Dusun Slanggen, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (11/5/2025), dengan menggandeng kelompok pemuda setempat yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Dusun Slanggen.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN dalam rangka mendukung peningkatan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.
Sosialisasi ini menekankan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara bijak dan bertanggung jawab, dengan mengedukasi warga tentang dampak buruk pembuangan sampah sembarangan, serta memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah yang dapat dipilah seperti sampah organik, anorganik, dan B3 (bahan berbahaya dan beracun).
Pemilihan kelompok pemuda PIK-R sebagai mitra kolaborasi dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Para pemuda diajak untuk turut serta menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing, serta menyebarluaskan informasi yang telah mereka terima kepada warga lainnya.
Selain penyampaian materi secara interaktif, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok kecil, sesi tanya jawab, dan demonstrasi sederhana mengenai cara memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Antusiasme peserta sangat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta ide-ide kreatif yang muncul untuk mendukung upaya pengelolaan sampah berkelanjutan di Dusun Slanggen.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, tim KKN UAD menyerahkan tempat sampah yang telah disiapkan dan langsung dipasang di beberapa titik strategis yang rawan terhadap pembuangan sampah sembarangan.
Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya serta memudahkan proses pemilahan.
“Kami berharap adanya tempat sampah ini bisa mengubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih peduli terhadap kebersihan. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti di sini saja, tapi bisa terus dijaga keberlanjutannya,” ujar Muhamad Dimas Joreski, salah satu anggota tim KKN UAD.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, khususnya para pemuda PIK-R yang merasa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan yang bersifat edukatif dan solutif.
Salah satu perwakilan PIK-R menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dan harus terus dilakukan agar kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan bisa ditanamkan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra yang mendukung perubahan sosial ke arah yang lebih baik.
Program ini juga menjadi salah satu langkah nyata dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemuda, dan warga, diharapkan Dusun Slanggen dapat menjadi contoh lingkungan yang bersih, sehat, dan peduli terhadap kelestarian alam dalam jangka panjang.


