Berjogja.com – Alumni mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), Pandu Bagus Pratama, mencuri perhatian setelah diundang podcast oleh Raditya Dika karena skripsinya.
Pandu Bagus Pratama yang menempuh pendidikan ilmu komunikasi membuat skripsi dengan judul ‘Simbolisme Bromance Raditya Dika dan Pandu Winoto’ pada enam tahun silam.
Namun, Raditya Dika baru mengetahui baru-baru ini karena iseng googling untuk melihat pemberitaan tentang dirinya. Ia pun kemudian mencari tahu sosok Pandu Bagus Pratama dan mengundangnya ke podcast.
“Kita lagi google aja, Raditya Dika, apa kira-kira yang ada di berita, buat premis. Kan saya suka cari-cari, siapa tahu bisa saya kembangkan,” kata Raditya Dika di podcastnya.
“Nah, di antaranya semuanya, muncul hasil search, Raditya Dika. Terus terang saya sering dimintain tanggapan orang buat skripsi, tapi saya ada yang saya ngga tahu nih,” lanjutnya.
“Judul skripsinya, Simbolisme Bromance Raditya Dika dan Pandu Winoto. Dari kampus Universitas Islam Indonesia, diajukan untuk memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi,” tuturnya menambahkan.
Podcast itu sudah disaksikan 126 ribu dalam sembilan hari. Pandu Bagus Pratama pun mengaku kaget ketika diundang podcast. Ia belajar banyak dari undangan podcast itu.
“Yang aku harapkan enggak usah muluk-muluk itu priviledge banget, aku juga ngefans sama bang Radit sama bang Pandu dan suka nonton kontennya,” ujar Pandu.
“Dan ke depannya pasti aku dapet relasi dari hal itu, mungkin ada kerjaan atau sekedar kenalan saja tidak apa-apa,” lanjutnya.
“Dan ternyata memang benar setelah diundang ada yang hubungin, kenal juga sama timnya beberapa. Jadi lebih banyak orang yang tahu,” tutupnya.


