Hamzah Sulaeman di Mata Karyawan: Beliau Sangat Memanusiakan Manusia

Defrian Rizky

Berjogja.com – Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta, saat prosesi iring-iringan jenazah Hamzah Sulaeman berhenti sejenak di depan Toko Hamzah Batik.

Momen haru itu menjadi bukti betapa dalamnya rasa kehilangan yang dirasakan oleh keluarga besar Hamzah Batik dan masyarakat Yogyakarta.

Sejumlah karyawan berkumpul di depan toko, membawa bunga di tangan mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Suasana penuh isak tangis mewarnai kedatangan ambulans yang membawa jenazah Hamzah Sulaeman sebelum melanjutkan perjalanan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Madurejo.

Adjie Ronowijoyo, Manager Operasional Olah Oleh Raminten, menceritakan bahwa prosesi iring-iringan lelayu almarhum dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Ia juga mengungkapkan kesan mendalam tentang sosok Hamzah Sulaeman di mata para karyawan.

“Beliau tidak merasa pemilik. Bagaimana beliau memperlakukan karyawannya, ini kami sangat merasakan, beliau sangat memanusiakan manusia,” kata Adjie Ronowijoyo.

Lebih dari sekadar pemimpin, Hamzah Sulaeman dikenal sebagai pribadi yang memberikan contoh nyata tentang pentingnya berbuat baik kepada sesama dan menjalani hidup dengan kesederhanaan.

Nilai-nilai itu ia tanamkan tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan sehari-hari yang menginspirasi banyak orang.

“Belau selalu memberikan contoh-contoh sederhana untuk bagaimana kita harus berbuat baik kepada orang lain dan selalu hidup dengan sederhana,” imbuhnya.

Leave a Comment

Hot Nows ionicons-v5-c