SMPN 5 Depok Hidupkan Kearifan Lokal lewat Kirab Budaya dan Lomba Tradisional

Febri

Berjogja.com – Semangat melestarikan budaya lokal ditunjukkan SMPN 5 Depok melalui rangkaian perayaan HUT RI ke-81 dan Kirab Pendidikan Kebudayaan Jogja (PKJ) pada 26 Agustus hingga 1 September 2026.

Kegiatan yang digelar bersama mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) tersebut melibatkan seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 serta keluarga besar sekolah. Mengusung tema “Revitalisasi Kearifan Lokal Melalui Sekolah”, rangkaian kegiatan menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal, mempraktikkan, sekaligus melestarikan budaya lokal.

Pelaksanaan program ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 pada target pelestarian warisan budaya (cultural heritage) serta SDG 16 tentang penguatan harmoni sosial di lingkungan pendidikan.

Program tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai tradisi, mengasah kreativitas, serta memperkuat kohesi sosial antarsiswa.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai perlombaan tradisional seperti tongkat gila, mewiru jarik, dan Market Day ramah lingkungan tanpa wadah plastik. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Puncak Lomba Kirab PKJ pada 1 September 2026.

Pihak sekolah menyambut positif sinergi antara mahasiswa PK dan SMPN 5 Depok.

“Kami sangat senang karena kegiatan kebudayaan ini terus berlanjut dari tahun ke tahun. Kehadiran mahasiswa PK juga sangat membantu, sehingga persiapan dan pelaksanaan acara dapat berjalan lebih mudah dan terstruktur,” ujar Yashinta selaku guru Bahasa Inggris SMPN 5 Depok.

Dampak positif kegiatan ini dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah. Lomba kekompakan dan kirab budaya berhasil memupuk rasa kesetaraan serta teamwork antarsiswa dari latar belakang yang beragam, sekaligus mendukung terwujudnya harmoni sosial sebagaimana semangat SDG 16.

Di sisi lain, partisipasi aktif siswa dalam memperagakan busana adat seperti surjan, beskap, dan kebaya menjadi aksi nyata dalam pelestarian budaya lokal yang sejalan dengan SDG 11.

Kebahagiaan senada disampaikan salah satu siswa peserta kirab.

“Saya senang sekali dan antusias bisa ikut kegiatan ini. Selain ramai dan seru, kami jadi bisa tampil kompak memakai pakaian adat bersama teman-teman sekelas,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa PK dan pihak sekolah berharap semangat pelestarian kearifan lokal serta kepedulian terhadap lingkungan dapat terus diintegrasikan dalam pembiasaan sehari-hari di sekolah.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan berkelanjutan bagi SMP Negeri 5 Depok untuk mencetak generasi muda yang berwawasan modern, tetapi tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi.

Hot Nows ionicons-v5-c